Takut Bersaing, Jangan Jadi Pebisnis

“Mau buat kedai kopi, sudah banyak. Dimana-mana orang usaha kopi. Mau bisnis online, sudah banyak juga. Lalu saya harus bisnis apa?”

Tidak sedikit orang yang punya pemikiran seperti itu, terutama di kala mereka hendak mendirikan sebuah bisnis.

Memang, tidak salah juga mempertimbangkan dan memikirkan bidang apa yang akan diterjuni. Seorang pebisnis yang baik memang harus melihat potensi dan pasar yang ada sebelum memutuskan untuk melangkah. Dengan begitu ia memperbesar peluang untuk kesuksesan yang ingin diraihnya.

Cuma, ada cumanya.

Banyak yang akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan langkahnya. Ide bisnisnya mentok hanya sampai kepada taraf wacana saja, dan tidak diwujudkan menjadi sebuah usaha sama sekali.

Semua itu kerap terjadi .

Dan, mungkin ini yang terbaik bagi orang dari kategori seperti ini, yaitu jangan pernah menjadi seorang pebisnis.

Iya. Kasar terdengarnya, tetapi lebih baik mereka menjadi pegawai saja, pekerja sosial, atau pegawai negeri sipil saja. Wirausaha bukan profesi yang cocok.

Tidak Ada Bisnis Tanpa Kompetisi

Sikap mental seseorang yang “mencari jenis usaha dimana pesaingnya tidak ada atau sedikit” adalah sebuah cerminan dari rasa takut bersaing.

Padahal, dunia bisnis dimanapun dan jenis apapun tidak akan ada yang namanya tanpa persaingan atau kompetisi.

Kompetitor itu pasti ada.

Jangankan yang sedang ngetren, seperti bisnis kedai kopi, yang menjamur dimana-mana, dunia esport yang masih baru muncul saja pesaingnya sudah bejibun.

OK-lah bila kita seorang penemu/pencipta sebuah jenis bisnis baru, pesaing bisa dikata tidak ada. Tetapi, hal itu hanya akan sementara saja.

Satu dua tahun setelah sebuah jenis usaha baru lahir, pasti akan ada orang lain yang kemudian ikut terjun ke bisnis itu. Semakin hari akan semakin banyak. Apalagi, kalau ternyata jenis bisnis baru itu terbukti menghasilkan uang.

Prinsip “ada gula ada semut” berlaku mutlak dalam dunia bisnis. Seuah jenis usaha yang menghasilkan uang, akan segera dikerumuni orang yang ingin terjun ke dalam bisnis itu.

Sesuatu yang tidak terelakkan.

Berharap tidak ada pesaing dalam sebuah bisnis adalah pemikiran yang konyol dan mencerminkan mentalitas instan dan mau enaknya saja.

Sikap yang tidak cocok kalau mau jadi pengusaha.

Mempertimbangkan pesaing yang ada dalam sebuah jenis bisnis tetap sebuah keharusan. Hanya bukan untuk menakuti diri sendiri. Pengetahuan tentang hal ini diperlukan untuk menemukan solusi bagaimana menang dalam persaingan.

Jadi, kalau sejak awal Anda sudah berusaha mencari sebuah bisnis tanpa kompetisi, sebaiknya batalkan saja niat menjad pebisnis.

Tidak ada gunanya meneruskan ide itu kalau mentalitasnya seperti itu.